Strict Standards: Non-static method FeedWordPress::needs_upgrade() should not be called statically in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-content/plugins/feedwordpress/feedwordpress.php on line 113

Strict Standards: Non-static method FeedWordPress::stale() should not be called statically in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-content/plugins/feedwordpress/feedwordpress.php on line 179

Strict Standards: Non-static method FeedWordPress::update_requested() should not be called statically in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-content/plugins/feedwordpress/feedwordpress.php on line 184
Tech @ Sufehmi.com » 2008 » September

Archive for September, 2008

Happy Eid - Eid Mubarak - Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429H

Tuesday, September 30th, 2008

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

This year I sent an Eid Greetings via SMS to some of my friends. That’s it - I F you can read it :)

I suspect it’d be rather easy to some of you, however please feel free to ask here if you have no idea what to do with that SMS. I’ll be happy to help.

Anyway, for the visitors of this blog - Let’s go retro this time, shall we ?

Eid Mubarak, may we all succeed in our struggle & quest to become a better & successful person, Amin !

Credits to http://www.ascii-art.de for the great ASCII Art.

My Firefox add-ons

Tuesday, September 30th, 2008

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Firefox has been indispensable to me for quite sometime now. First for its better security compared to Internet Explorer. When my friends’ computers where infected by viruses & trojans, mine was safe. Now it’s because of its add-ons (also called plugins or extensions by some).

My criteria for choosing a Firefox add-ons are :

  • Stable : I’ve got rid of those which makes Firefox shaky
  • Works cross-platform : I regularly work on Mac, Linux and Windows, and I want to have similar add-ons setup on them all
  • As little as possible : I try to install only the ones that’s absolutely useful. More add-ons tend to make Firefox to become unstable. 3.x is much better though than 2.x in this regard. Some have reported to install over 100 add-ons with no ill effect. Anyway, I like to play it safe.

Here’s a list of the add-ons that I regularly use :

  • AdBlock : Ad. Blocked.
  • Firebug : THE Swiss-army add-on for web developers. It merges several add-ons, and then add some more functionalities on top of it, like, say, a Javascript Debugger. If you’re a web developer but hasn’t got this installed, you’re missing a LOT.
  • HttpFox : enable you to mess around with the communications between browser & webserver. I’ve replaced Livehttpheaders with this, it’s much more robust compared to it.
  • Tab Mix Plus : I like to open tens of tabs at the same time and do various advanced tabs operations. This is among the first plugin I put in everytime I do a fresh install of Firefox.
  • ScribeFire : I like to blog (thank you Captain Obvious! :) ), and ScribeFire helps with this
  • AdBlock Filterset : keep AdBlock’s list up to date easily
  • ScreenGrab : Take screenshot of websites. Screengrab was chosen because it works on all platforms, not just Windows. Also for its simplicity.
  • Flashblock : sometimes I connect to Internet via slow links, and I don’t like flash contents hogging it.
  • ColorZilla : quickly find out the colors on a website. Very helpful for web developers
  • ChatZilla : sometimes I need to do a quick chat on IRC, and chatzilla enable me to do so without leaving my browser.
  • SwitchProxy : on slow links, I browse the Internet via compressed SSH tunnels. SwitchProxy makes this less painful.
  • DownThemAll : THE download manager for Firefox, it works on all platforms (not just Windows), and with no external software required.
  • Poster : make custom HTTP requests easily
  • Gspace : use your Gmail account as online disk drive
  • Scrapbook : Very useful, it will save current page into local copy on your hard disk AND help you manage it easily. I’ve benefited from it numerous times already.
  • Kamus Pemeriksa Ejaan Indonesia : as it says :)

Here are some which I install on occasions, depending on the needs :

  • Glubble : parental control for Firefox
  • SeoQuake : probably the best SEO-related plugin out there
  • Pencil : Sketching & GUI prototyping
  • Table2Clipboard : converts tables in the web pages into the clipboard’s table format - ready to be pasted into Excel
  • Cooliris (PicLens) : If you use a supported platform (Mac & Windows), try this ! Your flickr photostream will suddenly look VERY gorgeous.

This post also makes it easy for me to install my favorite add-ons whenever I do a fresh install of Firefox.

Anyway, what’s YOUR favorite Firefox plugin? Let us know !

Freedom of speech -vs- Hate speech

Saturday, September 27th, 2008

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Saya selama ini selalu berusaha memperjuangkan kebebasan berbicara (freedom of speech) di blog. Alhamdulillah ada banyak kawan-kawan lainnya yang sepemikiran dan bahkan ikut terlibat secara aktif dalam topik ini. Berbagai hasilnya sudah mulai kita dapatkan; misalnya jaminan dari Menkominfo pada Pestablogger 2007 akan hak kebebasan berbicara para blogger.

Namun, freedom of speech bukannya berarti kebebasan tanpa tanggung jawab dan tanpa batas. Tetap ada batasan-batasan yang harus diperhatikan. Secara logis saja, hal-hal seperti fitnah tentu sebaiknya tidak kita lakukan. Atau, hal-hal yang melanggar hukum. Di negara kita, ada istilah SARA - suku, ras, agama, antar golongan. Speech / tulisan yang bersifat SARA adalah hal yang terlarang. Di luar negeri ini dikenal dengan istilah hate speech. Dan ini juga dilarang di banyak negara.

Sayangnya, hate speech masih banyak terjadi dimana-mana. Termasuk di blogosphere Indonesia.
Salah satunya pernah saya bahas disini. Hate speech, seperti namanya, sulit untuk bisa menghasilkan sesuatu yang positif. Lebih sering hasilnya adalah reaksi yang negatif juga. Karena itu sampai dilarang secara hukum di berbagai negara.

Sayangnya ini terulang terus. Setiap kali ada yang saya temukan, saya coba beri masukan baik-baik. Alhamdulillah kadang ada yang cuma karena tidak tahu saja, dan kemudian bisa menerima, jika kita juga menyampaikannya dengan cara yang baik.

Namun, ada saja yang semakin lama malah semakin kurang bagus kecenderungannya. Saya sebetulnya malas membahas hal ini karena berpotensi menyebabkan konflik. Dan di tengah kesibukan saya (libur Lebaran ini pun saya tetap beraktivitas), jelas konflik adalah sesuatu yang tidak saya inginkan. Namun di lain pihak, perlu ada edukasi juga untuk soal ini.

Salah satu blog yang pro hate speech adalah blog milik Wiryanto Dewobroto. Ini amat mengejutkan, juga bagi saya. Karena selama ini saya tahu bahwa blog tersebut banyak fokus ke soal engineering. Dan tulisannya juga bagus-bagus, terutama bagi para mahasiswa dan engineers, saya lihat banyak yang menarik manfaat dari situ.

Namun ketika dilihat lagi, ternyata ada beberapa artikelnya yang membahas Islam dan cenderung menyudutkan. Tendensius. Ini salah satu jenis tulisan yang saya paling tidak suka, karena secara sekilas terlihat netral; namun sebetulnya tetap menggiring opini kita.

Tetapi ini sulit untuk dibuktikan. Beberapa kali saya menemukan tulisan yang mengangkat kebencian, namun setelah diklarifikasi lagi dengan ybs, ternyata sebetulnya hanya salah paham saja.
Maka terhadap blog Wiryanto ini pun saya juga awali dengan prasangka baik dulu.

Setelah berpartisipasi di diskusi tentang Ahmadiyyah di artikel ini, saya mulai merasa adanya itikad tidak baik. Ada pencampur adukkan antara kebebasan beragama (antar) dengan pembajakan agama (internal).
Dan saya merasa sedih, apakah akan ada satu lagi intelektual Indonesia yang terjerumus kedalam kebencian?

Ini bisa dilihat lebih lanjut misalnya pada posting soal senjata. Saya cukup tercengang melihat komentar dari deteksi dipelintir oleh Wiryanto, sampai terkesan ybs sepemikiran dengan ekstrimis seperti Abu Dujana. Sangat emosional.
Padahal sudah jelas komentar ybs adalah untuk kasus militer & pertahanan (defensif) negara. Tapi malah dibelokkan ke pribadi & ofensif oleh Wiryanto. Juga dituduh melakukan generalisir, ketika ybs sebetulnya berusaha untuk tidak sok tahu. Lalu dicap dengan tudingan “Picik”.
Mungkin menulis artikel tersebut sedang dalam kondisi emosi, tetapi tetap saja memelintir seperti ini bukan etika blogging yang baik.

Masih ada beberapa artikel lainnya yang juga tendensius, tapi saya tidak akan bahas disini. Silahkan Anda bisa lihat sendiri.
Yang akan saya bahas adalah artikel terbarunya yang berkaitan dengan Islam, berjudul Bom di Hotel Marriott Islamabad.

Sebetulnya artikel ini menurut saya masih termasuk netral. Namun bisa juga dianggap tendensius, tergantung dari cara pandang ybs. Tetapi, yang mencolok adalah komentar-komentar pada artikel tersebut.

Kalau kita lihat komentar-komentar misalnya dari daud, jelas ini adalah hate speech.

Pada blog yang membuka fasilitas komentar, maka lolosnya komentar seperti ini bisa dimaklumi. Di blog saya sendiri juga terjadi, walaupun saya berusaha untuk memblokir sebisa saya. Karena komentarnya sudah muncul terlebih dahulu secara otomatis, sedangkan saya tidak bisa setiap saat memeriksa komentar-komentar yang masuk. Jika ada yang ketahuan, atau diberitahu oleh komentator lainnya, maka akan langsung saya berangus.

Namun pada blog dimana komentar yang masuk harus di approve terlebih dahulu oleh pemilik blog (di moderasi), seperti pada blog Wiryanto ini, maka jika ada komentar hate speech yang muncul, tentu berarti bahwa ini sudah disetujui secara eksplisit oleh pemilik blog ybs. :(

Masih berusaha berprasangka baik, maka kemudian saya mencoba meng klarifikasi sebuah statement dari Wiryanto melalui fasilitas komentar di blog tsb. Pesan saya adalah sebagai berikut :


Untuk bisa tahu hal yang baik, maka perlu juga mengetahui hal yang tidak baik (buruk).
.
Apakah maksud Anda berarti bahwa hate speech akan ditolerir di blog ini ?
.
Trims.


Apa yang terjadi?
Ternyata request klarifikasi tersebut tidak di approve oleh moderator.

Pada titik ini sudah sulit bagi saya untuk berprasangka baik lagi. Karena ketika saya masih berprasangka baik dan berusaha untuk sekedar klarifikasi saja ternyata malah di blokir. Sedangkan statement-statement yang menebar fitnah & kebencian malah di approve oleh Wiryanto.

Dan blog Wiryanto ini tidak sendirian. Masih ada lagi blog-blog lainnya yang serupa. Dengan berbagai dalih, mereka terus memupuk kebencian kepada pihak lainnya melalui tulisan-tulisan mereka.
Ini adalah perkembangan yang sangat menyedihkan di blogosphere Indonesia :(

Bersama dengan tulisan ini saya menghimbau agar kita semua berusaha untuk menebar kebaikan melalui blog kita. Manfaatkan kebebasan, freedom of speech, yang telah kita perjuangkan bersama-sama ini untuk hal-hal yang bermanfaat : berbagi ilmu, memotivasi, mendorong ke hal-hal yang positif, dst.

Jangan kita malah terjerumus ke hate speech. Ini tidak ada manfaatnya. Kebencian hanya akan membakar diri kita sendiri dari dalam.
Dan kebencian yang dibungkus / disembunyikan cenderung akan membakar dan menghancurkan kita sendiri dengan lebih cepat.

Sebagai blogger, kita mempunyai kekuatan untuk mengubah dunia sekitar kita. Terserah kepada kita apakah akan kita manfaatkan untuk kebaikan, ataukah keburukan. Saya sangat berharap bahwa kita semua akan memilih yang pertama.

Seperti teladan yang sangat baik yang telah ditunjukkan oleh para blogger Mesir. Dikutip :

Frustrated by the official posture of denial, a small group of Egyptian bloggers decided in January 2007 to try to bring Muslims and Christians together to talk. The group, which calls itself Together Before God, began with about 20 members of both faiths.

Sangat luar biasa ! Walaupun pemerintah mereka jelas tidak peduli soal toleransi beragama, namun para blogger Mesir tidak menyerah. Mereka justru saling bekerja sama, berusaha secara aktif untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik, melalui dialog yang jujur dan terbuka.

Dikutip :

The survey showed profound misunderstanding on both sides, said Sherif Abdel Aziz, 36, a co-founder of the group. Some Muslims declared that Coptic priests wore black to mourn the Arab invasion of Egypt in the seventh century. Some Christians believed that the Koran ordered Muslims to kill all Christians.

Dari pengalaman saya sendiri, miskomunikasi seperti ini juga SANGAT banyak terjadi di Indonesia. Umat Islam memiliki prasangka buruk terhadap umat Nasrani, dan demikian juga sebaliknya. Malah di level ustadz & pastor pun masih ada sangat banyak kekeliruan & prasangka. Apalagi pada level umatnya.

Pada kasus Mesir, blogger ternyata bisa berbuat sesuatu untuk memperbaiki situasi ini. Tentunya kita juga bisa. Misalnya, pada Pestablogger 2008, salah satu hasilnya adalah forum diskusi antar-agama. Dimana disitu kita bisa menyampaikan berbagai prasangka kita, untuk kemudian diklarifikasi oleh pihak lainnya.

Pertanyaan saya; apakah kita sudah siap untuk berdiskusi & berkomunikasi secara jujur ?

Yaitu jujur berusaha untuk menyelesaikan salah paham dan bersilaturahmi.
Bukan pura-pura berbuat baik, namun sebetulnya bertujuan untuk mengalahkan / menjatuhkan “musuh” nya.

Ini sangat sulit dilakukan oleh para bigot. Bigot adalah orang-orang yang tidak bisa mentolerir perbedaan pendapat dan orang-orang yang berbeda pendapat dengan mereka.
Kadang mereka berpura-pura mentolerir, namun kemudian memelintir diskusi sehingga akhirnya tetap terjadi konflik.

Bigot ini bisa ada di berbagai komunitas. Di komunitas muslim jelas ada banyak, saya adalah saksinya. Di komunitas non-muslim juga banyak. Yang membuat saya terkejut beberapa tahun yang lalu, ternyata di komunitas atheis pun ada banyak bigot. Mungkin karena kita sama-sama manusia, sehingga sama-sama bisa terjerumus di lubang yang sama.

Diskusi antar agama ini tidak akan bisa terjadi jika tidak ada ketulusan dan kejujuran dari semua pihak. Ini adalah syarat mutlak yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Dan ini berarti bahwa para bigot dan tindakan bigotry tidak bisa ditolerir (paradoks? ha ha, tapi ini adalah intolerance yang bisa ditolerir menurut saya) pada forum tersebut.

Saya mengucapkan banyak terimakasih dan salut pada para blogger Mesir tersebut. Dan harapan saya bahwa kita bisa segera mengikuti teladan mereka. Semoga !

Civilized discussions most welcome.

Arsip : 1 - 2 - 3

Cara mudah blokir situs porno dengan Ubuntu - gratis

Thursday, September 18th, 2008

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Saya bersyukur sekali bahwa di cluster saya ada akses Internet unlimited murah-meriah, hasil gotong-royong para warganya. Sudah sangat sering saya terbantu dengan fasilitas ini. Anak-anak pun jadi mendapatkan akses ke dunia yang sangat luas dan bisa menambah wawasan mereka kapan saja.

Namun di balik itu semua, selalu ada aspek negatif yang musti kita waspadai. Tanpa disengaja pun kadang kita bisa nyasar mendarat di situs yang tidak diinginkan. Apalagi jika memang disengaja, amat mudah untuk menemukan situs-situs porno, kekerasan, dan lain-lainnya. Ditambah dengan sifat anak yang selalu ingin tahu, maka kita perlu untuk selalu waspada.

Ada cara yang sangat mudah untuk memblokir situs porno, yaitu dengan memanfaatkan OpenDNS.
Namun kadang, dalam beberapa kasus, ini masih belum mencukupi; kadang masih ada situs yang lewat, dan kadang jadi sering gagal membuka website yang diinginkan (karena OpenDNS agak lambat jika digunakan dari Indonesia).

Jika Anda mengalami masalah-masalah tersebut, dan/atau ingin menikmati fleksibilitas ekstra, dan/atau alasan-alasan lainnya; maka bisa mencoba berbagai software internet filtering yang ada.

Pada saat ini saya sudah setup filter internet dengan memanfaatkan software DansGuardian, di komputer Ubuntu Linux.  Dan daftar situs yang diblokir di update secara otomatis, dengan memanfaatkan daftar blacklist dari Shalla.

Caranya mudah saja :

Buka Applications - Accessories - Terminal, lalu ketik perintah-perintah berikut ini  :

sudo apt-get install dansguardian squid clamav

sudo mkdir /etc/dansguardian/BL

sudo gedit /etc/dansguardian/dansguardian.conf &

File konfigurasi DansGuardian akan terbuka di layar. Nah, cari string weightedphrasemode, lalu pastikan bahwa nilainya adalah 0 (nol) [1]. Save, lalu tutup gedit.

Sekarang kita akan setup blacklist DansGuardian, agar bisa menggunakan daftar blacklist dari Shalla.
Ketikkan perintah berikut ini :

sudo cp /etc/dansguardian/bannedsitelist  /etc/dansguardian/bannedsitelist-original

sudo gedit /etc/dansguardian/bannedsitelist &

Lalu isikan dengan isi sbb :

.Include</etc/dansguardian/BL/adv/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/aggressive/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/automobile/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/audio-video/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/beerliquorinfo/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/beerliquorsale/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/chat/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/childcare/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/clothing/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/culinary/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/dating/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/downloads/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/dialers/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/drugs/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/dynamic/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/entertainment/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/finance/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/forum/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/gambling/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/gamble/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/government/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/hacking/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/hobby/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/hospitals/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/homerepair/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/hygiene/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/imagehosting/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/isp/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/jewelry/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/jobsearch/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/kidstimewasting/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/mail/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/military/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/models/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/movies/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/music/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/news/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/onlineauctions/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/onlinegames/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/onlinepayment/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/personalfinance/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/pets/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/podcasts/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/politics/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/porn/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/proxy/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/publicite/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/recreation/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/redirector/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/religion/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/remotecontrol/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/ringtones/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/sex/lingerie/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/shopping/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/socialnet/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/sportnews/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/sports/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/spyware/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/tracker/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/updatesites/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/vacation/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/violence/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/virusinfected/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/warez/domains>
.Include</etc/dansguardian/BL/weapons/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/webmail/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/webphone/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/webradio/domains>
#.Include</etc/dansguardian/BL/webtv/domains>

Baris yang diawali dengan karakter hash (#) berarti tidak aktif filternya. Silahkan Anda bisa sesuaikan setting ini dengan keperluan Anda.

Sekarang kita download blacklist dari Shalla untuk pertama kalinya, dan kemudian memulai DansGuardian :

cd /tmp
wget -c http://www.shallalist.de/Downloads/shallalist.tar.gz
cd /etc/dansguardian/
sudo tar xzvf /tmp/shallalist.tar.gz
sudo chown -R root:root BL
sudo /etc/init.d/squid start
sudo /etc/init.d/dansguardian start

Untuk mencoba apakah DansGuardian sudah aktif, arahkan browser Anda untuk menggunakan proxy server di localhost, pada port 8080

Lalu coba buka sebuah situs porno, dan siap-siap untuk …. melihat peringatan dari DansGuardian, bahwa halaman tersebut di blokir :)

Selamat, kini DansGuardian sudah aktif melindungi aktifitas browsing keluarga Anda !

Nah, sekarang kita tinggal setup agar daftar blacklistnya selalu up to date, secara otomatis.

Ketikkan perintah berikut ini :

sudo gedit ~/update-blacklist-dansguardian.sh &

Setelah terbuka, lalu copy-paste baris-baris dibawah ini :

#!/bin/bash
cd /tmp
rm shallalist.tar.gz
wget -c http://www.shallalist.de/Downloads/shallalist.tar.gz
cd /etc/dansguardian/
tar xzvf /tmp/shallalist.tar.gz
chown -R root:root BL
/etc/init.d/dansguardian reload

Itulah script yang akan kita gunakan untuk melakukan update blacklist secara otomatis.
Simpan, lalu tutup gedit.

Nah sekarang kita tinggal setup jadwal updatenya. Ketikkan perintah ini :

crontab -e

Lalu akan muncul sebuah layar untuk melakukan editing. Copy-paste baris di bawah ini :

#### update blacklist
1 1 * * 1,3,6 ~/update-blacklist-dansguardian.sh

Tekan Ctrl - O untuk menyimpan, lalu tekan Ctrl - X untuk keluar & sekaligus mengaktifkan setting ini.

Arti dari setting tadi adalah bahwa kita ingin menjalankan script update secara otomatis setiap pukul 01:01, pada hari Senin, Rabu, dan Sabtu.

Semoga bermanfaat !

[1] filtering berdasarkan phrase / kata agak susah untuk bisa akurat. Sering false-positive jika settingnya tidak tepat. Contoh: setting defaultnya menyebabkan saya tidak bisa membuka detiknews.com :)

keywords: web filtering, browsing aman, parental control, content filtering

Ikuti Survey Firefox di Indonesia

Thursday, September 18th, 2008

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Terlampir adalah email dari mas Romi Hardiyanto di milis Teknologia. Mari kita bantu mensukseskan Firefox dengan turut serta di survey ini.

Detail selengkapnya terlampir.

Halo semua,

Perkenalkan nama saya Romi Hardiyanto dari Komunitas Mozilla Indonesia
(http://forum.mozilla.web.id) dan anggota tim alih bahasa Mozilla
Indonesia.

Apakah teman-teman menggunakan Firefox? Tidak juga nggak apa-apa :)
Hari ini Mozilla meluncurkan survei untuk mengetahui gambaran
penggunaan dan pendapat teman-teman tentang Firefox di negara-negara
berbahasa Indonesia, Spanyol, Inggris, Jerman, Brasil, dan Polandia.
Jika anda punya waktu luang barang lima-sepuluh menit, sudilah kiranya
menjawab beberapa pertanyaan di:

http://surveys.mozilla.org/?id=10&plocale=id

Jawaban dan komentar, bisa juga disertakan dalam bahasa Indonesia atau Inggris

O iya, kalau ada teman dan rekan kerja, bos, bapak dan ibu, adik-adik
dan kakak-kakak, suami atau istri, kakek dan nenek, pacar dan mantan
pacar di sekeliling anda yang sering ber-Internet ria dengan atau
tanpa Firefox, sudilah kiranya teman-teman memberitahukan survei ini
(via email, forum, milis, sms, dll). Hasil survei dan masukan
teman-teman sangat berarti bagi proyek Mozilla dan Firefox secara
keseluruhan.

Terima kasih semuanya,

Romi Hardiyanto
Tim Pelokalan Mozilla Indonesia

Shard-ing made easy : Scale-out your web-apps to infinity with no code rewrite

Sunday, September 14th, 2008

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

I’ve always believed that the best solution is the simplest one. They tend to be more fool-proof, reliable, and easier to maintain in the long run.
That said, I had a hard time believing my own eyes when I found what might be the holy grail of High Availability (HA) and High Performance Computing (HPC) : easy & transparent (no apps recode) sharding, with HSCALE.

A bit about sharding : also known as “shared nothing architecture”, this will enable almost infinite scalability to any system. Google, Facebook, Flickr, MySpace - you name any high-traffic website, and there’s very good chance that they already implemented it in one way or another. Whenever they need more performance, they only need to throw another box into the system, and that’s it. Instant performance gain.
However, there’s a significant drawback - to most, sharding means a total rewrite of your application.

I’ve been providing consultation services to several high-traffic websites. They’re doing pretty well now, but some are about to go to the next level. Where their current standard 4 tier architecture; edge server - webserver - apps server - database, no longer suffices, and will need to scale up (bigger server), or scale out (more servers).
Most, however, could not rewrite their apps for sharding for various reasons; number of resources needed, development time, potential reliability issues, and so on.

Let’s back up a bit (this can be very helpful; sometimes we’re to busy charging forward, as fast as we can - thus missing all the hints we encountered along the way).
If we examine this infrastructure, almost all aspects of it are already easily scalable. Edge servers: check, you can throw another box and instant performance gain. Webserver & Apps server: checked as well, especially with PHP where it already implements the shared-nothing architecture. We can even load-balance them using software and have it outperform and out-feature the hardware load-balancers [1].
So that leaves the database as the bottleneck.

For the database, my requirements are simple (cough) :

  • Scale out, not up : There’s a limit to how big a server can be. Several high-traffic websites (YouTube, MySpace) had chosen this path and they’ve experienced the pain when they hit the dead-end - no more server bigger than what they already have. So it definitely will have to be a scale-out (more boxes) solution.
  • Transparent : No application recode.
  • Easy to maintain : I want a system that doesn’t need constant babysitting. I (we all) have better things to do with my (our) time.
  • Works for MySQL : it’s the most used database for web-apps, currently.
  • Affordable : at least, provides several pricing schemes. Not just one. We all have different needs and budgets.

Yeah, I’m picky. And that caused me serious headache - for weeks I was not able to find anything.

Several that I looked into :

  • MySQL cluster : NDB = memory/RAM-only tables? Full backup/restore everytime we add new server? No thanks.
  • MySQL replication : I looked into single/multiple master - multiple slaves setup. Doesn’t like it (1) I have systems which will need scalability for write ops as well (2) for read ops, caching (especially memcache) can provide better performance gain with less headache (3) It’s Asynchronous - meaning: the user edited his profile, clicked save; and lo, the old profile is still there (because the update hasn’t reached the slaves yet) (4) multiple master scheme seems only safe for up to 2 masters; I don’t fully understand the risks with more than 2 masters (not enough case studies).
  • MySQL partition : Good idea (although doesn’t do vertical / column-level partitioning yet, but that’s ok [2]). There are limits, but it’s not a showstopper for most. However, it doesn’t scale-out.
  • Various MySQL load-balancers, replication, HA solutions : Pick any / several of these : unproven, costs an arm and a leg, proprietary, needlessly complex, need loads of maintenance work, etc.

So it was with great disbelieve when I read the description of HSCALE by Michael Shadle : “Sharding pushed from application level, to transparent DB proxy”.

Here’s the beauty of its simplicity : It’s just a plugin for MySQL-Proxy :)
MySQL-Proxy is a high-performance proxying daemon for (guess what) MySQL, created by Jan Knesche - also well-known for Lighttpd: one of the fastest webserver on Earth. Then Peter Romianowski decided that he’ll build his sharding-proxy upon this great foundation.
So we have HSCALE.

Amazing, this solution to high-performance database (HSCALE) is similar to high-performance Apps server (HAproxy) : through proxying :)

Configuration is dead simple. Ability to spread queries to multiple backend servers (with some minor limitations, but it’s being actively worked on) - transparent to the application. Version 0.3 will enable us to run multiple instances of HSCALE (to avoid it becoming the bottleneck). And it’s free (do remember to contribute back if your website becomes successful because of it). With MySQL-Proxy’s scripting capability, it provides an easy & clean way to extend it to fulfill your own requirements. Etc.

Currently not many people knows about HSCALE’s existence, so I’m writing this article to let more people know about it.
At the moment HSCALE’s is already making great progress. I’m sure it’ll become better at much faster rate if more people know that it existed. So here it is.
And kudos to Peter Romianowski & Jan Knesche for their software. Here’s cheering for great future of both MySQL-Proxy & HSCALE.

A small FAQ for now, no doubt the list will be bigger as I (and you) found out more about this :

  • Q: So, come again, how does HSCALE works?
    A: First you define the partitioning scheme on HSCALE’s config file. Then it’s all automatic from there, HSCALE will partition / regroup the rows - not your application.
  • Q: What’s the difference then with MySQL’s partition feature ?
    A: You can spread HSCALE’s partitions to multiple databases (meaning: multiple backend servers), while MySQL’s only works on a single database.

OK, my head still hurts from doing marathon reading of so much documentations on this topic (transparent sharding) ! Chances are great that there are errors in this article. If you do find them, please leave a comment so I can fix it. Thanks !

In the meantime, shall we play with HSCALE in the Sandbox? Have fun !

[1] HAproxy seems indeed is the leader of the pack (apps/web server high availability + load balancers) at the moment. It can load-balance 20 Gbps with the CPU 85% idle, have loads of great features, and secure. Even 37signals.com swears by it (and so does several Forbes 500 companies).

[2] MySpace found out that vertical-partitioning does not scale.

Akses gratis ke Journal : ProQuest.com

Thursday, September 11th, 2008

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Kabar gembira dari milis ISNET.org — Depdiknas menyediakan akses ke jurnal ProQuest.com secara cuma-cuma untuk semua pihak. Luar biasa.
Saya lihat koleksinya tadi sekilas, yang database thesis & disertasinya ada dari tahun 1637 sampai saat ini ! :)

Informasi cara akses terlampir.

Anyway, kawan kami, mbak Ranti, kemudian mengingatkan untuk tidak terlalu ngebut dalam men download, karena server ProQuest.com agak sensitif. Kalau terdeteksi ada yang berlebihan download jurnal, maka bisa langsung diblokir secara otomatis oleh servernya.

Selamat memanfaatkan.

Assalaamu’alaikum wr wb

Berikut saya sampaikan pernyataan dari pihak yg terkait.
Mudah-mudahan bermanfaat. :)

Wassalaam,
Bayu Waspodo

————————–

Rekan-rekan,

Dengan hormat kami sampaikan informasi mengenai trial akses terhadap database Proquest untuk seluruh sivitas akademika perguruan tinggi di Indonesia. Kalau pun ada yang non sivitas akademika juga tidak masalah. Silakan dimanfaatkan. Apabila pemanfaatanya bagus, Insya Allah Direktorat Pendidikan Tinggi Depdiknas akan melanggankan untuk kita semua. Silakan disebarluaskan ke rekan-rekan lain yang memerlukan.

Prinsipnya adalah bahwa basis data ini boleh diakses oleh seluruh warga negara Indonesia tercinta ini.

Bersama ini kami berikan ID/Password untuk trial akses tersebut sbb:

URL: http://www.proquest.com/pqdweb

ID: DEPDIKNAS1
Password: dikti (harus huruf kecil)

ID: DEPDIKNAS2
Password: dikti (harus huruf kecil)

ID: DEPDIKNAS3
Password: dikti (harus huruf kecil)

ID dan Password kami buatkan supaya mudah diingat seperti di atas tersebut, dan kami buatkan beberapa password untuk menjaga jaga kalau sampai ada yang terblokir dari antara ID/Password di atas.
Apabila ada password yang terblokir harap dapat segera menginformasikannya kepada hardi(di)jasatama.net atau hsukardi(di)yahoo.com untuk segera dibukakan kembali akses nya.

Selamat mencoba.

Salam
Clara

Today’s funniest website

Wednesday, September 10th, 2008

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Tentu saja, apa lagi kalau bukan, HasTheLargeHadronColliderDestroyedTheWorldYet.com :) :)

Terutama ketika mengingat banyaknya ancaman tuntutan hukum terhadap LHC, dengan tuduhan bahwa LHC bisa menyebabkan kiamat. Ha ha…. mules saya… :D

Large Hadron Collider (LHC) di manage oleh CERN. Seharusnya LHC ini sudah ada di Amerika, malah dengan power yang lebih besar lagi dari LHC, yaitu Superconducting Super Collider (SSC). Namun karena pendanaannya dipotong oleh pemerintah Amerika, maka akhirnya batal, dan yang sudah terlanjur dibuat kemudian tidak jadi digunakan. Akhirnya Fermilab membantu CERN untuk membuat LHC di perbatasan Swiss dan Perancis ini.

LHC ini diperlukan untuk melakukan berbagai riset, yang akan semakin membantu menjelaskan mengenai berbagai aspek dari alam semesta ini.

Sayang sekali ada banyak usaha yang emosional untuk menggagalkan LHC ini.
Malah kemudian hasilnya cukup tragis, seorang gadis India yang mendapatkan berita-berita sensasional mengenai soal ini (”dunia akan kiamat karena LHC !”, dst) kemudian memilih untuk bunuh diri.
Seharusnya ini menjadi pelajaran bagi media massa untuk lebih menahan diri dan tidak cuma sekedar asal sensasional saja :(

Anyway, selamat untuk CERN dan semua pihak yang terlibat. Kita semua menunggu hasil positif dari LHC ini.

Pemilu 2009 : Sudahkan Anda Terdaftar ?

Tuesday, September 2nd, 2008

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Kemarin ini saya mendapat email dari milis Telematika. Isinya adalah link ke polling Pemilu 2009, apakah kita berencana untuk mencoblos atau tidak pada pemilu kali ini.

Saya baru sadar, eh saya sudah terdaftar atau belum ya ? Hehe… saya ingin mencoblos. Tapi kalau belum terdaftar, pastinya jadi tidak bisa nyoblos dong, iya kan?

Nah kemudian saya jadi ingat dengan sebuah SMS yang saya terima beberapa waktu yang lalu. Ceritanya, beberapa kawan kita berhasil mendapatkan link ke database KPU, dan lalu menyediakan layanan untuk memeriksa status pendaftaran Anda pada Pemilu 2009 ini, via SMS, dengan cuma-cuma (hanya biaya SMS normal). Wow.

Caranya mudah sekali. Cukup buat SMS seperti berikut ini :

CEK [spasi] Nomor KTP [spasi] Nama lengkap sesuai KTP

Lalu kirimkan ke 0812 1045 6784. Gampang ya ?

Saya ingin mencantumkan nama kawan-kawan yang sudah menyediakan layanan ini untuk kita semua, tapi saya tidak yakin apakan mereka ingin namanya tercantum disini (friends, just let me know, thanks!)

OK, mari kita cek status pendaftaran kita untuk Pemilu 2009, dan lalu sampaikan aspirasi Anda di halaman ini.

Semoga Pemilu 2009 bisa memberikan lebih banyak lagi kebaikan bagi kita semua.