Strict Standards: Non-static method FeedWordPress::needs_upgrade() should not be called statically in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-content/plugins/feedwordpress/feedwordpress.php on line 113

Strict Standards: Non-static method FeedWordPress::stale() should not be called statically in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-content/plugins/feedwordpress/feedwordpress.php on line 179

Strict Standards: Non-static method FeedWordPress::update_requested() should not be called statically in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-content/plugins/feedwordpress/feedwordpress.php on line 184
Tech @ Sufehmi.com » 2007 » November

Archive for November, 2007

Indahnya Opensource

Sunday, November 25th, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Memangnya cuma pengguna Friendster yang bisa testimonial? Jangan salah, pengguna opensource juga bisa.

Dibawah ini adalah salah satu dari sekian banyak yang telah saya dengar. Terimakasih kepada ibu Titik untuk sharingnya. Semoga kita bisa menarik manfaatnya.

From: Titik
To: KOMPUTER-TEKNOLOGI@yahoogroups.com
Subject : Alangkah indahnya dunia Opensource

Saat ini saya merasakan banyak hikmah ketika memutuskan untuk
berpindah jalur atau aliran. Saat ini saya lagi banyak menggunakan
linux (walaupun di notebook saya masih pakai windows :D). Berikut ini
adalah aplikasi yg sehari-hari saya gunakan

Pengganti Windows : Linux Mint
Linux Mint adalah Linux yang ditujukan untuk desktop dengan
menitikberatkan pada kenyamanan, ke-up-to-date-an dan juga elegannya.
Maklum diturunkan (remaster) dari Ubuntu.

pengganti Microsoft Office = OpenOffice
OpenOffice.org, sebuah program untuk pekerjaan kantor yang di dalamnya
terdapat word processor, spreadsheet, presentation designer, dan
database management yang handal. OpenOffice juga memiliki kompabilitas
dengan aplikasi kantoran lainnya, seperti Microsoft Office.

ERP : Compiere/Adempiere
Jujur saya katakan ini adalah program ERP yg luar biasa. Bagus sekali
dan saya pikir untuk UKM indonesia sudah memadai. bahkan lebih dari cukup

Sharepoint = Mindquarry
Mindquarry adalah perangkat lunak open source yang dapat digunakan
pada suatu proyek yang memerlukan kemampuan berbagi file dan
pengerjaan dokumen secara bersama-sama antar kelompok kerja. Apliksi
ini mirip seperti aplikasi yg ada yaitu Basecamp dan Microsoft
SharePoint tawarkan.

BI : Pentaho
Pentaho Open Source Business Intelligence.

Report: JasperReport
Walaupun tidak selengkap Crystalreport tapi ini program yg sangat bagus

itu sekedar aplikasi yg sering saya gunakan, dan saya merasa nikmat
sekali. karena sekarang banyak aplikasi2 yg hebat sudah ada
alternatifnya di dunia opensource

maju terus opensource

Open Source hackers : Anda mau bekerja di Nokia / Finlandia ?

Friday, November 23rd, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

I’m LinkedInDi berbagai seminar saya selalu menyampaikan bahwa skill di bidang open source bisa membawa kita ke berbagai pelosok dunia. Ini adalah salah satunya lagi - informasi didapatkan dari MDAMT, yang sudah lebih dahulu berada di negara tetangga (jauh) tersebut.
.
.
.
Kutipan :

Your focus will be on user interface enablers, building blocks and frameworks. You will leverage your expertise in this domain as an expert, coach and key contributor to user interface software in our Internet Tablets, particularly the Hildon Application Framework, which is based on the GNOME Mobile platform.

Untuk melamar lowongan ini, silahkan klik disini.

Semoga sukses!

Wink : SWF to FLV

Monday, November 19th, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

I looked around on how to do this (converting Wink’s SWF output into FLV / other video format), but to no avail.
Apparently, the SWF produced is not really a video file (however, in return, the size is usually much smaller than if saved into a video file). Both mencoder & ffmpeg failed to convert Wink’s SWF file into FLV, both giving error message “No media found in SWF”.

But of course if you’re going to upload them to YouTube or other video sites, you’ll need the Wink screencasts in video format.

There’s a workaround for this.

**WARNING** I don’t claim to be the expert on the topic (video encoding / transcoding) and comments to make this guide better is most welcome. Make backups before proceeding with this short tutorial. Although the steps are safe to my knowledge if you’ve made backups of your original files, I give no warranty whatsoever.

1. In Wink, choose menu File - Export As HTML
2. Save As : /tmp/sss.htm (for example), then on “file type to save images” choose JPEG. click OK.
3. Get mencoder. If you’re using Ubuntu, it’s as simple as “aptitude install mencoder”
4. Now we’re going to convert it. Type mencoder “mf:///tmp/sss_files/*.jpg” -mf fps=2 -o /home/harry/cool.flv -ovc lavc -lavcopts vcodec=mpeg4 (pretty simple eh?)
5. Done !

Notes:

  1. Sharp-eyed reader may noticed the vcodec=mpeg4 parameter and wonder why it’s not vcodec=flv. Reason is because the resulting file can’t be played, with both VLC & Totem confused looking for flv codec. And they both play flv files from YouTube with no problem. Since vcodec=mpeg4 gives a playable file, so I used that.
     
  2. There’s a slight problem where Wink saved the screencast as 1.jpg … 10.jpg … 100.jpg, and so on. As you can imagine, they’re listed as the following :

    (snipped)
    -rw-r–r– 1 helen helen 84658 2007-08-20 11:20 sss09.jpg
    -rw-r–r– 1 helen helen 52921 2007-08-20 11:20 sss100.jpg
    -rw-r–r– 1 helen helen 53043 2007-08-20 11:20 sss101.jpg
    -rw-r–r– 1 helen helen 53345 2007-08-20 11:20 sss102.jpg
    (snipped)
    -rw-r–r– 1 helen helen 53382 2007-08-20 11:20 sss108.jpg
    -rw-r–r– 1 helen helen 98914 2007-08-20 11:20 sss109.jpg
    -rw-r–r– 1 helen helen 84702 2007-08-20 11:20 sss10.jpg
    -rw-r–r– 1 helen helen 98681 2007-08-20 11:20 sss110.jpg

    The naming convention messed up the order of the files, and as the consequences, mencoder’s output also got messed up.

    We’ll need to rename these files so the filenames order will be similar to this :

    (snipped)
    -rw-r–r– 1 helen helen 84658 2007-08-20 11:20 sss07.jpg
    -rw-r–r– 1 helen helen 84658 2007-08-20 11:20 sss08.jpg
    -rw-r–r– 1 helen helen 84658 2007-08-20 11:20 sss09.jpg
    -rw-r–r– 1 helen helen 52921 2007-08-20 11:20 sss10.jpg
    -rw-r–r– 1 helen helen 53043 2007-08-20 11:20 sss11.jpg
    (snipped)

    The easiest way is to use mmv tool. Again in Ubuntu this is as simple as “aptitude install mmv”. Then execute the following commands :

    ## assuming number of files reaching thousands
    mmv -v “sss?.jpg” “sss000#1.jpg”
    mmv -v “sss??.jpg” “sss00#1#2.jpg”
    mmv -v “sss???.jpg” “sss0#1#2#3.jpg”

    That should fix it in a few seconds.

     

  3. There’s a discussion here saying that this (SWF to FLV) can be accomplished with a command as simple as ./edit.py -o cool.flv cool.swf

    However, again VLC unable to play the resulting flv file, complaining about missing “undf” codec.

Insiden lift Ratu Plaza

Monday, November 19th, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Baru membaca di blog Paman Tyo bahwa ada insiden lift di Ratu Plaza. Baru naik sejauh satu setengah lantai, lift tersebut jatuh.

Saya jadi penasaran, karena rasanya dulu pernah membaca mengenai fitur security lift, sehingga hal ini seharusnya tidak terjadi. Googling sebentar, dan ketemu link ini.

Ternyata, pada tahun 1854, Otis telah mendemonstrasikan lift yang tidak bisa jatuh.

Lha jadi bingung saya. Mosok sih Ratu Plaza menggunakan lift dengan teknologi pra-1854 ?
Tapi naik lift di Jakarta memang ngeri banget; saya pernah ketemu lift yang pintunya terus menutup walaupun tangan saya sudah menekan pintu-pintunya. Untung saya cepat tarik tangan saya tersebut, kalau tidak bisa terjepit dan saya ikut ditarik ke atas …

Mungkin ada yang bisa mencerahkan. Anyway, syukurlah jatuhnya tidak terlalu tinggi, jadi juga tidak ada korban nyawanya.

Welcome Pak Yusril

Sunday, November 18th, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Walaupun dengan resiko diteriaki “basbang” :) tapi saya dengan gembira tetap akan menyampaikan “selamat datang” kepada pak Yusril Ihza Mahendra.

Kelihatannya beliau ini pandai menuangkan pikirannya ke dalam tulisan, sebuah keahlian yang baik untuk kita tiru. Karena dengan itu maka pengetahuan kita jadi dapat bermanfaat juga untuk orang lainnya; dan tidak cuma terpendam sendiri di benak kita.

Saya pribadi amat terkesan dengan posting yang berjudul “akhirnya semua kita akan pergi“, terutama perspektif malaikat yang diangkat oleh beliau. Betapa singkat & tidak berartinya kita di mata mereka.
Walaupun demikian, amat menakjubkan bahwa ternyata tetap ada kesempatan, kita bisa membuat hidup kita yang sekilas ini bernilai mulia di mata Allah swt. Pilihannya ada di tangan kita sendiri.

Very much looking forward to the future posts.

Bersama ini saya kembali mengucapkan terimakasih kepada semua kawan-kawan yang telah memungkinkan Pak Yusril bergabung di blogosphere Indonesia; Vavai, Priyadi, Jay, Thomas, dan rekan-rekan lainnya yang mungkin belum saya ketahui kontribusinya.
Dengan komunitas blogger yang sangat positif seperti ini, saya kira akan banyak yang jadi bisa mendapatkan manfaatnya. Terimakasih.

BlankOn 2 Dirilis

Friday, November 16th, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Selamat saya ucapkan kepada kawan-kawan dari tim BlankOn, yang pada tanggal 15 Nov 2007 kemarin telah merilis versi 2 dari distro made in Indonesia ini.
Semoga perkembangan selanjutnya akan terus semakin baik.

JAKARTA, 15 November 2007 — Pada hari ini Yayasan Penggerak Linux
Indonesia (YPLI) dan Komunitas Ubuntu Indonesia melepas distribusi
BlankOn Linux versi 2 yang diberi nama “Konde”. BlankOn Linux adalah
distribusi Linux yang dikembangkan demi menghasilkan distro Linux yang
sesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia.

Dengan menghadirkan filosofi, kemudahan, dan kehandalan yang
ditawarkan Ubuntu Linux sebagai distribusi aslinya, BlankOn 2 (Konde)
dikembangkan dengan menggunakan Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon) sebagai
basis utamanya secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan
distro Linux khas Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan,
perkantoran dan pemerintahan. Fitur-fitur utamanya di antara lain
adalah kesiapan multimedia (mampu memutar DVD/mp3 dan beragam format
proprietari lainnya) dan tersedianya aplikasi keuangan.

BlankOn 2 (Konde) menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama
yang digunakan pada antarmukanya, dan diharapkan dapat menjadi alat
sosialisasi istilah-istilah pada bidang komputer Bahasa Indonesia yang
selama ini dianggap aneh dan membingungkan.

BlankOn 2 (Konde) juga dikembangkan dengan maksud sebagai pelatihan
bagi para pengembang dalam negeri dalam hal kolaborasi online dan
pengembangan produk perangkat lunak bebas/terbuka, yang mana proses
pengembangannya total dilakukan secara online menggunakan jalur situs
web, milis dan kanal #blankon di server IRC irc.freenode.net.

“Dengan sistem pengembangan yang terbuka, di mana setiap orang dapat
berpartisipasi, diharapkan proyek BlankOn dapat digunakan untuk
meningkatkan kontribusi Indonesia kepada dunia perangkat lunak bebas
dan terbuka” ucap Mohammad DAMT selaku koordinator infrastruktur
BlankOn 2.

== Unduh BlankOn 2 ==

BlankOn 2 (Konde) dapat diunduh dari halaman Unduh pada situs
http://www.BlankOnLinux.or.id, baik dari situs utama maupun dari situs
cermin lainnya.

== Kontak Media ==

Silakan lakukan korespondensi dengan menggunakan jalur milis pada
alamat: BlankOn@googlegroups.com.

== Tentang YPLI ==

YPLI adalah organisasi nirlaba yang bergerak dalam pengembangan
software dan sumber daya manusia di bidang Linux, Free Software, dan
Open Source Software (FOSS) di Indonesia. Pengembangan BlankOn 2.0 ini
disponsori oleh badan dunia PBB di bidang pendidikan, ilmu
pengetahuan, dan kebudayaan UNESCO (United Nations Educational,
Scientific and Cultural Organization) dan beberapa lembaga di Indonesia.

== Tentang Ubuntu Indonesia ==

Komunitas Ubuntu Indonesia merupakan komunitas para pengguna Ubuntu
yang dibentuk untuk membantu mempromosikan Ubuntu di Indonesia. Saat
ini Komunitas Ubuntu Indonesia telah secara resmi diakui sebagai
Ubuntu Local Community (LoCo) Team oleh Ubuntu.

Linux adalah merek dagang terdaftar milik Linus Torvalds.

Ubuntu and Canonical adalah merek dagang terdaftar
milik Canonical Ltd.

Merek dagang dan hak cipta lain yang dirujuk catatan ini adalah
kepunyaan masing-masing pemiliknya.

IGOS Center @ Be Mall, Bandung

Thursday, November 15th, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Kembali dari acara kopdar dengan kawan-kawan ubuntu-id di Blok M Plaza, saya menemukan ada banyak kabar gembira di Inbox saya. Antara lain adalah diresmikannya IGOS Center di Bandung, tepatnya di Be Mall, lokasi acara pameran Bandung Comtech s/d tanggal 18 November ini.
Detailnya terlampir di posting ini.

Ada beberapa komentar miring seputar IGOS Center ini. Tapi dari pengalaman saya, produk v1.0 pasti biasa ada saja kekurangannya.
Lalu saya cek dengan kawan yang tahu sedikit banyak ceritanya di balik layar, saya mendapat gambaran rencana kerja mereka s/d tahun 2008 saja, dan sudah sangat mengesankan.
Ada banyak kegiatan yang bisa menjadi pendobrak perkembangan open source di Indonesia.

Jadi dengan ini, saya ucapkan selamat kepada rekan-rekan di IGOS Center Bandung. Semoga ini menjadi awalan yang baik bagi kita semua.

RESS RELEASE
Pembukaan IGOS CENTER Bandung
Be-Mall Plaza, Rabu, 14 Nopember 2007, jam 11.00

Deklarasi Penggunaan & Pengembangan IGOS telah dilakukan pada tanggal 30 Juni 2004 dan mendapatkan dukungan dari lima (5) kementrian yaitu Menteri Riset dan Teknologi, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Kehakiman dan HAM, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Menteri Pendidikan Nasional. Kebijakan program Indonesia Go Open Source (IGOS) bertujuan meningkatkan akselerasi pendayagunaan Open Source Software (OSS) dan memperkuat upaya infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Untuk itu komunitas TIK khususnya pengguna dan pengembang OSS beserta, pemerintah, kaum profesional dan pelaku bisnis mendirikan pusat kegiatan yang berhubungan dengan OSS di kota Bandung dengan nama : IGOS Center Bandung.

Dengan Visi : Menjadi penyedia secara “One Stop Service” untuk produk dan jasa yang berbasis teknologi “Open Source Software” (OSS). Dengan target untuk perbaikan daya saing bangsa secara Sistemik dengan memanfaatkan pendekatan OPEN INNOVATION (OI).

Adapun Misi IGOS Center Bandung adalah :
- Membantu pelanggan mencapai tujuannya (personal & bisnis) dengan menyediakan solusi berbasis teknologi OSS yang dapat meningkatkan produktifitas, efektifitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.
- Mendorong terselenggaranya perilaku bisnis yang etis dan profesional secara sistemik di perusahaan & pemerintahan.
- Membangun kemampuan inovasi teknologi OSS yang berkelanjutan yang dapat memperbaiki daya saing nasional.
- Berpartisisipasi mewujudkan tujuan komunitas global yang tertuang dalam Millenium Development Goal.

IGOS Center Bandung, dikelola oleh Yayasan yang bergerak dalam bidang “Open Innovation” yang kegiatannya pada saat ini fokus dalam hal Penyediaan Produk & Jasa berbasis teknologi “Open Source Software” (OSS). Inisiatif IGOS Center Bandung bermula dari program Kantor Menteri Negara Riset & Teknologi, yang dimotori oleh kerjasama : Institut Teknologi Bandung [Eko Mursito Budi dkk], ZamrudTechnology [Hemat Dwi Nuryanto dkk], Penajati [Sofwandi Noor dkk], dan Klub Linux Bandung [Wisnu Manupraba dkk]. Sementara itu Showroom IGOS Center Bandung terwujud karena dukungan Be-Mall & Majalah BISKOM [Soegiharto Santoso-Pak Hoky dkk].
Semua pihak diatas bertekad menjadikan IGOS Center Bandung sekaligus sebagai inkubator bisnis yang meliputi business center, representative office, showroom, dan tempat koordinasi dan kegiatan komunitas. Juga layanan support seputar teknologi OSS bagi masyarakat luas, perusahaan swasta dan lembaga pemerintah. Tekad diatas juga sejalan dengan hasil survei yang dilakukan oleh BCG (Boston Consulting Group) yang menunjukkan bahwa motivasi utama mayoritas pengembang OSS adalah karena alasan tantangan intelektual. Source code yang terbuka menjadi tantangan tersendiri untuk meningkatkan kemampuan intelektual dan menciptakan nilai tambah terus menerus. Dari aspek psiko-demografis hasil survei BCG juga telah memperlihatkan bahwa usia pengembang OSS berada di produktivitas prima, yakni di kisaran usia 22-37 tahun. Aspek tersebut akan mendorong generasi muda khususnya di Bandung memiliki keunggulan inovasi OSS sebagai solusi bangsa. Upaya Ristek tersebut akan diperkuat dengan Inisiatif Depkominfo dengan pendirian Inkubator Inovasi Telematika Bandung (I2TB) di tempat yang sama [Be-Mall, Bandung] dan akan secara resmi di buka pada Akhir Tahun 2007 / Awal Tahun 2008.

Satu-satunya dewa penyelamat untuk menerobos berbagai persoalan pelik di daerah dengan kondisi suber daya yang serba terbatas adalah melalui langkah inovasi disegala lini. Pentingnya meningkatkan kapasitas inovasi daerah untuk menerobos stagnasi dan memotong durasi. Peningkatan kapasitas itu dengan memperbaiki Ekosistem OSS yang sesuai dengan kaidah best practice Open Innovation (OI). Sehingga berbagai pihak yang kesulitan berbisnis dengan OSS bisa diatasi. Begitu juga tentang bentuk model bisnis OSS hingga seluk beluk source code bisa diselesaikan secara win-win solutions. Pada Prinsipnya gelombang OI, seperti yang digambarkan dalam buku best seller karya Henry Chesbrough, yang berjudul Open Business Models, How to Thrive in the New Innovation Landscape. Model tersebut pada prinsipnya terdiri atas 5 jenis, yakni pertama; Model Distributing Open and Free OSS or Low Cost Hardware dengan contoh Distro Linux [IGOS Nusantara, Ubuntu, Unbreakable Linux, dll], DBMS [MySQL, PostGreSQL, dll], Standard eGovernment Portal, eBusiness Portal dll. Kedua, Model Selling : service, customization, installation, support , dll. Ketiga, Model Versioning atau menyediakan service untuk Entry Version yang sifatnya OSS dan Advanced Version yang non OSS, Keempat, Model Integrating [Service mengintegrasikan OSS dengan Legacy System], dan Kelima Model Complementing [menyediakan pelengkap bagi produk OSS yang mungkin saja sifatnya non OSS].

Perlu dicatat bahwa komunitas IGOS Center Bandung telah menghasilkan berbagai produk aplikasi yang mampu menjadi solusi persoalan bangsa terkini. Salah satu produk yang akan diperagakan dalam acara pembukaan IGOS Center Bandung adalah aplikasi e-Demokrasi yang mampu menyelesaikan persoalan proses dan tahapan Pemilu dan Pilkada secara murah, efektif, dan aman. Apliaksi e-Demokrasi juga disertai dengan produk the Next Generation Counting & Voting system yang merupakan perangkat e-voting generasi terakhir. Produk tersebut berpeluang diujicobakan pada TPS khusus atau TPS luar negeri pada pemilu 2009 atau pilkada 2008. Produk itu mencakup PC voting, i-voting, dan m-voting. Riset dan pengembangannya aplikasi tersebut didukung penuh oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi dan Zamrud Technology. Sudah saatnya KPU, Pemerintah dan DPR bersungguh-sungguh melakukan efisiensi biaya Pemilu 2009 dengan menggunakan trobosan teknologi informasi yang berbasis OSS.

Untuk menggelorakan dan mensosialisasikan eksistensi IGOS Center Bandung kami mengundang rekan-rekan wartawan media cetak dan elektronik untuk menghadiri acara Pembukaan IGOS Center Bandung, pada hari Rabu 14 Nopember 2007 jam 11.00 akan dilakukan oleh Menristek Kusmayanto Kadiman, via Teleconference sedangkan pembukaan BandungComtech akan dilakukan oleh Menkominfo Muhammad Nuh, juga via Teleconference. Akhirnya kami ucapkan terima kasih atas kerjasamanya.
Salam IGOS & Gemakan Semangat Open Innovation

Bandung, 14 Nopember 2007
Direktur Eksekutif IGOS Center Bandung
Dr.Ir. Estiyanti Ekawati
HP : 08882119991 atau (022) 2041796
www.igoscenter.org

Indonesia Linux Conference 2007

Monday, November 5th, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Setelah Pesta Blogger 2007 usai, masih ada lagi perhelatan akbar yang, bagi saya, sangat menarik. Yaitu Indonesia Linux Conference 2007.

Tapi memang nasib saya, sudah tidak bisa hadir di Pesta Blogger, kini di ILC 2007 ini juga tidak bisa hadir; karena sudah lebih dulu commit untuk mensukseskan booth Ubuntu Indonesia di pameran Bandung Comtech 2007.
Padahal di ILC 2007 itu kita bisa ketemu dengan para aktivis Linux dari seluruh penjuru Indonesia :

Yuda Nugrahadi
Mon, Nov 5, 2007 at 11:35 AM
To: linux-aktivis@linux.or.id

Semenjak pendaftaran KPLI meeting ILC 2007 yang dibuka pada tanggal 25 Oktober hingga 3 November, sudah ada banyak sekali yang mengkonfirmasikan untuk bersedia menghadiri acara KPLI Meeting. Daftar pesertanya kurang lebih sebagai berikut:

KPLI:
- Aceh
- Bali
- Balikpapan
- Bandung
- Bogor
- Cilacap
- Cilegon
- Depok
- Gorontalo
- Jakarta
- Kediri
- Makassar
- Padang
- Pekalongan
- Serang
- Surabaya
- Tangerang

Organisasi/Komunitas Linux:
- Asosiasi Warnet Linux Indonesia
- Bengkel Open Source Cirebon (CITC) (masih dalam konfirmasi)
- IGOS Nusantara
- Komunitas Pengguna Linux dan Opensource Semarang (KLISSE)
- OpenSUSE-ID
- Slackware-ID
- Ubuntu-ID
- Yayasan Penggerak Linux Indonesia

Dari daftar tersebut, bagi rekan-rekan yang ingin mengirimkan wakilnya melebihi dari jumlah yang tertanggung, mohon untuk menginformasikan paling lambat 10 November. Kepastian jumlah kehadiran ini akan kami gunakan untuk menyiapkan penjemputan, penginapan, dan konsumsi.

Atas perhatian dan respon rekan-rekan sekalian, kami ucapkan terima kasih.

NB : konfirmasi mohon dikirim ke ilc@jogja.linux.or.id

Seperti dengan Pesta Blogger, saat ini cuma bisa berharap untuk dapat ikutan di ILC 2008.

Anyway, semoga acaranya sukses !

Software Bebas & Proprietary

Thursday, November 1st, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Diskusi di milis kom-tek, topik yang cukup menarik :

To: KOMPUTER-TEKNOLOGI@yahoogroups.com

On 10/31/07 :
> Cuma setelah sempat ikut implementasi desktop management dan
> enterprise solution untuk top management di satu Bank besar, saya
> cukup terperangah juga dengan solusi Microsoft. Bagaimana Group Policy
> dalam Desktop Management di push ke setiap client via domain
> controller serta top management (para VIP bank) diberi feature
> Microsoft Virtual Shadow Copy Services untuk self-automatic
> backup-restore semua file critical yang di-synchronize ke server.
> Masih banyak lainnya yang tidak cukup saya ceritakan. Sayangnya saya
> belum sempat ikut tim-nya Sun atau IBM mendeploy sistem mereka yang
> UNIX-based (walau juga mungkin tidak open source). Apalagi deploy
> total enterprise solution yang benar-benar open source. Jadi cara
> memperbandingkan memang tidak terlalu komplit.

Saya pribadi justru jadi berpaling ke software bebas setelah “kenyang” dengan software-software enterprise ini.

Beberapa contoh masalahnya bisa dibaca misalnya disini.

Ini baru satu software enterprise :-) padahal tim saya me manage beberapa. Dan semuanya sama; ketika ada masalah, kita (tim teknis) yang habis jadi bulan-bulanan manajemen, sementara vendornya bisa santai-santai saja.

Ketika akhirnya mereka tidak bisa memecahkan masalah, dengan santai para konsultan tersebut bilang “oh, gak bisa nih”, dan pergi.
Kita terperangah, stress berat…. ha ha. Pontang-panting deh cari solusinya (yang para konsultannya sendiri tidak tahu)

Just another day at the IT SWAT team.

Moral of the story ?
Ketika memilih solusi IT untuk suatu masalah, seperti biasa, get the best tool for the job. Tapi, pastikan bahwa kriteria “best” ini tidak hanya untuk short term, namun juga long term.
Nah, biasanya ketika scope nya diperluas seperti ini, berbagai solusi software bebas jadi bisa diperhitungkan.

Oh ya, untuk solusi manajemen desktop, bisa coba juga ZENworks.

Salam,
Harry

Sebuah tambahannya :

To: KOMPUTER-TEKNOLOGI@yahoogroups.com

On 10/31/07 :
> Point-nya adalah bahwa Open Source tetap sangat perlu didukung dan
> terus dikembangkan terutama untuk solusi Enterprise (paling tidak di
> level middle). Top level company cukup punya banyak uang untuk beli
> yang branded (Microsoft, IBM, Sun, dll). Coba kita lihat pemerintahan
> dan perusahaan skala sedang, mungkin mereka tidak punya budget untuk
> license. Tapi mereka perlu solusi hingga level enterprise. Bukan
> sekadar bisa simpan file, browsing, dan mainkan MP3/film. Tapi sampai
> file & backup management, document management and collaboration,
> security, intrusion prevention, application integration, dsb.

Oh ya, sekadar sharing, berbagai solusi dari topik-topik diatas sudah cukup banyak yang berupa software bebas.

Kini penggunaan software proprietary sudah bisa menjadi exception; terutama pada topik-topik very high-end / niche, yang memang kebetulan belum ada versi bebasnya.
Contoh: high-end ERP, lead retrieval system, dst

Salam,
Harry