Strict Standards: Non-static method FeedWordPress::needs_upgrade() should not be called statically in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-content/plugins/feedwordpress/feedwordpress.php on line 113

Strict Standards: Non-static method FeedWordPress::stale() should not be called statically in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-content/plugins/feedwordpress/feedwordpress.php on line 179

Strict Standards: Non-static method FeedWordPress::update_requested() should not be called statically in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-content/plugins/feedwordpress/feedwordpress.php on line 184
Tech @ Sufehmi.com » 2007 » August

Archive for August, 2007

lftp - a better FTP client

Wednesday, August 29th, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

I’ve been backing up my data using rsync, but when your data directory size has reached 90 GB, it can be pretty slow at times.

So I looked around, and found lftp. Backing up with it is very simple :

lftp -u myusername,mypassword -d -e “mirror -vnR /the/source/directory /the/target/directory” the.ftpserver.com

Explanation of the switches

-u : I think it’s quite clear, put your username & password on the command line, so this can be automated

-d : turn on debugging. Once you’re happy that lftp is running smoothly every single time, you can omit this.

-e : define the command to be done by lftp.

mirror : mirror the source into the target. Very nifty.

-v : be verbose.

-R : reverse mirroring - lftp will issue PUT command (upload) into the FTP server. Otherwise, the mirror switch will cause lftp to issue GET command (download) from the FTP server.

-n : just upload newer files (saves time)

A few tips

1. lftp seems to hang ? Try putting set ftp:passive-mode off on /etc/lftp.conf

Some FTP servers expect active ftp connection, and hung on passive ones. At least the one in my Mac OS X shows this behaviour (tnftpd).

2. For even faster backup speed, try putting set ftp:sync-mode off in the /etc/lftp.conf file.

This will cause lftp to enable pipelining; however, be advised that not all FTP servers nor all routers can handle this.

Since setting up FTP server is pretty easy (hint: on ubuntu; aptitude install gproftpd, on windows; download & install filezilla), I can backup my data to more machines now. And the backup speed is also faster. I just need to have lftp on my laptop.

And, do you know that lftp can handle seven file transfer protocols : ftp, ftps, http, https, hftp, fish, sftp and file? This is the swiss army knife of file transfer. Very useful. Kudos to Alexander V. Lukyanov for this.

If those indon run, just shoot them

Wednesday, August 29th, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Demikian kata seorang polisi Malaysia kepada kawannya,sambil menunjuk ke istri bpk. Budiman, wisatawan Indonesia yang sedang berkunjung ke Malaysia.

Dikutip :

Saya minta untuk tetap berjalan kaki menuju Nikko Hotel, dan mereka boleh mengiringi tapi tak boleh menyentuh kami. Akhirnya kami bersepakat, namun polisi preman yang sempat hampir memukul saya sempat berkata:
if those indon run, just shoot them… katanya sambil menunjuk istri saya.
Saya cuma bisa istigfar saat itu, ini rupanya nasib orang Indonesia di negeri tetangga yang sering kita banggakan sebagai “sesama melayu”.

Namun pak Polis malah makin marah, memegangi
tangan saya, sambil bilang: Indon… dont lie to us. Saya kurung kalian…

..sambil memegangi tangan saya, tuan polis meludah kesamping, dan bilang: kalian semua sama saja…

Apa salah kita sehingga diperlakukan lebih rendah dari binatang seperti ini ?

Apakah karena kita selama ini membiarkan para pejabat kita “menjual” saudara-saudara kita kesana sebagai TKI (tanpa perlindungan yang memadai) ?

Mungkin kita memang layak diperlakukan seperti ini.

Stop eksploitasi TKI !
Dan, boikot wisata Malaysia !

Artikel selengkapnya :

(dari milis Pantau):
==========================

Nama saya Budiman Bachtiar Harsa, 37 tahun, WNI asal Banten, karyawan di BUMN berkantor di Jakarta.

Kasus pemukulan wasit Donald Peter di Malaysia, BUKAN kejadian pertama. Behubung sdr Donald adalah seorang “Tamu Negara” hingga kasusnya terexpose besar-besaran.
Padahal kasus serupa sering menimpa WNI di Malaysia. BUKAN HANYA TKI Atau Pendatang Haram, tapi juga WISATAWAN.

Tahun 2006, bulan Juni, saya dan keluarga (istri, 2 anak, adik ipar), pertama kalinya kami “melancong” ke Kuala Lumpur Malaysia. (Kami sudah pernah berwisata ke negara2 lain, sudah biasa dengan berbagai aturan
imigrasi).
Hari pertama dan kedua tour bersama Travel agent ke Genting Highland, berjalan lancar, kaluarga bahagia anak-anak gembira.

Hari ketiga city tour di KL, juga berjalan normal.
Malam harinya, kami mengunjungi KLCC yang ternyata sangat dekat dari Hotel Nikko, tempat kami menginap.
Usai makan malam, berbelanja sedikit, adik ipar dan anak-anak saya pulang ke hotel karena kelelahan, menumpang shuttle service yang disediakan Nikko Hotel.

Saya dan istri berniat berjalan-jalan, menikmati udara
malam seperti yg biasa kami lakukan di Orchard Singapore, toh kabarnya KL cukup aman.
Mengambil jalan memutar, pukul 22.30, di dekat HSC medical, lapangan dengan view cukup bagus ke arah Twin Tower.

Saat berjalan santai, tiba2 sebuah mobil Proton berhenti, 2 pria turun mendekati saya dan istri.
Mereka tiba-tiba meminta identitas saya dan istri, saya balas bertanya apa mau mereka. Mereka bilang “Polis”, memperlihatkan kartu sekilas, lalu saya
jelaskan saya Turis, menginap di Nikko hotel. Mereka memaksa minta passport, yang TIDAK saya bawa. (Masak sih di negeri tetangga, sesama melayu, speak the same language, saya dan istri bisa berbahasa inggris,
negara yg tak butuh visa, kita masih harus bawa passport?). Salah satu “polis” ini bicara dengan HT,entah apa yg mereka katakan dengan logat melayunya, sementara seorang rekannya tetap memaksa saya mengeluarkan identitas.

Perilaku mereka mulai tak sopan dan Istri saya mulai ketakutan. Saya buka dompet, keluarkan KTP. Sambil melotot, dia tanya :”kerja ape kau disini?” saya melongo… kan turis, wisata. Ya jalan-jalan aja lah, gitu saya jawab. Pak polis membentak dan mendekatkan mukanya ke wajah saya:
KAU KERJA APE? Punya Licence buat kerja?

Wah kali dia pikir saya TKI ilegal. Saya coba tetap tenang, saya bilang saya bekerja di Jakarta, ke KL untuk wisata. Tiba-tiba salah satu dari mereka mencoba memegang tas istri, dan bilang: “mana kunci Hotel?” … wah celakanya kunci 2 kamar kami dibawa anak dan ipar saya yg pulang duluan ke hotel.

Saya ajak mereka ke hotel yang tak jauh dari lokasi kami. Namun pak Polis malah makin marah, memegangi tangan saya, sambil bilang: Indon… dont lie to us.
Saya kurung kalian…

Jelas saya menolak dan mulai marah. Saya ajak mereka ke hotel Nikko, dan saya bilang akan tuntut mereka habis2an. sambil memegangi tangan saya, tuan polis meludah kesamping, dan bilang: kalian semua sama saja…

Saat itu sebuah mobil polisi lainnya datang, pake logo polisi, seorang polisi berseragam mendekat. Di dadanya tertulis nama: Rasheed.

Saya merapat ke pagar taman sambil memegang istri yang mulai menangis. Melawan 3 polis, tak mungkin. Mereka berbicara bertiga, mirip berunding. Wah, apa polis malaysia juga sama aja, perlu mau nyari kesalahan
orang ujung2nya merampok?

Petugas berseragam lalu mendekati saya, meminta kami untuk tetap tenang. Saya bertanya, apa 2 orang preman melayu itu polisi, lalu polisi berseragam itu mengiyakan. Rupanya karena saya mempertanyakan dirinya, sang preman marah dan mendekati saya, mencengkram leher jaket saya, dan siap memukul, namun dicegah polisi berseragam.

Polisi berseragam mengajak saya kembali ke Hotel untuk membuktikan identitas diri. saya langsung setuju, namun keberatan bila harus menumpang mobil polisi.
Saya minta untuk tetap berjalan kaki menuju Nikko Hotel, dan mereka boleh mengiringi tapi tak boleh menyentuh kami.

Akhirnya kami bersepakat, namun polisi preman yang sempat hampir memukul saya sempat berkata:
if those indon run, just shoot them… katanya sambil menunjuk istri saya. Saya cuma bisa istigfar saat itu, ini rupanya nasib orang Indonesia di negeri tetangga yang sering kita banggakan sebagai “sesama melayu”.

Diantar polisi berseragam saya tiba di Nikko Hotel.
Saya minta resepsionis mencocokan identitas kami, dan saya menelpon adik ipar untuk membawakan kunci. Pihak Nikko melarang adik saya, dan mengatakan kepada sang Polis, bahwa saya adalah tamu hotel mereka, WNI yang menyewa suites family, datang ke Malaysia dengan Business class pada Flight Malaysian Airlines.
Pak Polis preman mendadak ramah, mencoba menjelaskan bahwa di Malaysia mereka harus selalu waspada.

Saya tak mau bicara apapun dan mengatakan bahwa saya sangat tersinggung, dan akan mengadukan kasus ini, dan “membatalkan rencana bisnis dengan sejumlah rekan di malaysia” (padahal saya tak punya rekan bisnis di negeri sial ini).
Polisi berseragam berusaha tersenyum semanis mungkin, berusaha keras untuk akrab dan ramah, petugas Nikko Hotel kelimpungan dan berusaha membuat kami tersenyum.

Setelah istri saya mulai tenang, saya mengambil HP P990i saya dan merekam wajah kedua polisi ini.
Keduanya berusaha menutupi wajah, meminta saya untuk tidak merekam wajah mereka.

Istri saya minta kita mengakhiri konflik ini, dan sayapun lelah. Kami tinggalkan melayu-melayu keparat ini, tanpa berjabat tangan.

Sepanjang malam saya sangat gusar, dan esoknya kami membatalkan tur ke Johor baru, mengontak travel agent agar mencari seat ke Singapore. Siang usai makan siang, saya tinggalkan Malaysia dengan perasaan dongkol, dan melanjutkan liburan di Singapore.

Mungkin saya sial? ya. Mungkin saya hanya 1 dari 1000 WNI yang apes di Malaysia? bisa. Tapi saya catat bahwa bila saya pernah dihina, diancam, bahkan hampir dipukuli, bukan tak mungkin masih ada orang lain
mengalami hal yg sama.

Jadi, kalau hendak berlibur di Malaysia, sebaiknya pikir masak2. Jangankan turis, Rombongan atlet saja bisa dihajar polisi Malaysia.
Bayangkan bila perlakuan seperti ini dilakukan dihadapan anak kita. Tentu anak akan trauma, sekaligus sedih.

Hati-hati pada PROMOSI WISATA MALAYSIA. Di Malaysia, WNI diperlakukan seperti Kriminal.

Hukum Mati : Penculik Anak

Sunday, August 26th, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Lega sekali ketika membaca bahwa Raisyah Ali sudah berhasil diselamatkan, dan semua penculiknya sudah ditangkap. Namun agak kaget ketika membaca bahwa keluarga Raisyah Ali memaafkan penculiknya.

Situasi saat ini, Indonesia termasuk negara yang paling tinggi kasus trafficking (perdagangan / penculikan) anaknya.

Jadi, ada banyak Raisyah-Raisyah lainnya yang malah lebih menderita lagi. Seperti yang diculik dan dipaksa bekerja di berbagai gubuk penangkapan ikan di tengah laut. Tidak bisa lari menyelamatkan diri sama sekali, tinggal pasrah saja kepada nasib. Dan lainnya yang bahkan lebih buruk lagi dari itu.

Dan mereka tidak seberuntung Raisyah, yang bahkan sampai presiden sendiri turun tangan mengurusnya ….

Kasus Raisyah ini sebetulnya adalah kesempatan bagus untuk mulai memperbaiki situasi ini.

Jika pada kasus Raisyah Ali ini para pelakunya dihukum mati, dan dijelaskan bahwa para penculik anak lainnya juga akan diperlakukan sama; maka mudah-mudahan kasus trafficking anak di Indonesia bisa berkurang drastis.

Menculik anak adalah salah satu tindakan paling pengecut yang bisa dilakukan oleh seseorang. Pastikan bahwa para pelakunya dihukum dengan seberat-beratnya.

(mohon maaf saya posting juga di Planet Terasi, tapi saya rasa ini penting untuk disebarkan seluas-luasnya. Terimakasih)

Free Screencast

Thursday, August 23rd, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

I was looking for free screencast software, and rather surprised to find quite some of them. Thought I’d list them here for someone else’s benefit :

Windows :

Linux :

Which one to choose ??

Hint : For most cases, Wink should be enough for your needs.

However,you may have different needs. For example, I ended up using RecordMyDesktop because I need FLV output, and Wink’s SWF output can’t be converted into FLV by ffmpeg tool.

Did I missed anything worth mentioning ? Let me know by leaving your comments. Thanks!

Asus Eee : new photos

Tuesday, August 21st, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Just got these photos from sources close to Asus. I can see the laptop appealing to even more people; while still giving the option of the elegant looks of the white & black colours.

asus eee

Some more news, Asus plan to start the mass production on October 2007. It’s delayed from the original plan (August 2007).

But personally I’m not surprised. For a product which is going to be this massively produced, I think it’s reasonable to be delayed even until the end of this year.

Of course I’d still prefer to have it by tomorrow :D but no problem Asus, take your time. Give us the sweet stuff at the right price !

Blogging to your success

Monday, August 20th, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Di milis muslimblog, ada seorang kawan yang mengeluh sulitnya menjadi penulis. Bagaimana penulis tidak diapresiasi,tidak mendapat kompensasi yang layak, sulit untuk dapat “menjual” tulisannya.

Saya mencoba memberi solusi sambil menyemangati. Saya berbagi cerita, bagaimana kini saya justru mendapatkan banyak tawaran menulis. Padahal dulu saya sempat lama gagal mempublikasikan berbagai tulisan saya.

Sedikit latar kisah, ketika masih SMA/kuliah saya sudah senang menulis. Tulisan saya pernah dimuat di Mikrodata (RIP), Info Komputer, majalah kampus, dll. Setelah beberapa waktu, saya bekerja di Birmingham City Council, saya mulai memiliki waktu senggang dan ingin mulai menulis lagi. Tapi, saya tidak berhasil menemukan jalur untuk memasukkan tulisan saya tersebut.
Jadi, lalu saya teruskan saja nge-blog seperti biasa. Memang saya dasarnya hobi menulis, jadi enjoy saja.

Oh ya, pada awalnya saya membuat pangsit.com (kini domainnya sudah diserobot oleh registrarnya sendiri, alamak), modelnya seperti slashdot.org. Lalu kemudian saya membuat blog engine saya sendiri di pangsit.com/misc/weblog.php3 kalau tidak salah (deuh extensionnya euy masih php3, he he).
Belakangan saya baru pindah ke wordpress, di situs yang sedang Anda lihat ini. Jadi saya sudah nge blog kira-kira selama 6 tahun.

Nah, sekitar 2 tahun terakhir ini ada suatu hal yang menarik. Saya cukup sering mendapatkan tawaran untuk menulis di berbagai media ! Lebih banyak daripada yang bisa saya penuhi pada saat ini. Belum lagi tawaran untuk bekerja diluar negeri - Singapura, Amerika, dll. Sudah ada juga yang menawarkan membuat buku, tapi waktu saya sama sekali belum ada untuk ini.
Penasaran lah jadinya. Lalu saya coba korek-korek, darimana mereka tahu saya ?

Ternyata, dari blog saya ini. (dan juga pangsit.com, dan harrysufehmi.com).
Bengong juga jadinya. Merasa agak bersalah karena pada saat ini banyak yang belum bisa saya penuhi requestnya. Yang bisa saya oper, saya coba oper ke ke kawan-kawan lainnya. Yang tidak bisa, ya sudah mau diapakan. Beberapa kali ada yang kemudian saya follow-up, jika waktu sedang memungkinkan.

Ternyata tidak hanya saya sendirian yang menemukan ini. ComputerWorld UK juga menulis bahwa “Blogging can boost your career“.

Jadi, tunggu apalagi? Mari kita nge-blog dengan semangat !

Kutipan dari milis muslimblog @ egroups.com :

On 7/25/07, Yon’s Revolta wrote:
> Terharu, bercampur senang, tapi ada sedikit rasa sedih. Ya, ketika seorang teman memberikan kabar dalam dalam sebuah forum “Jual Novel Untuk Menikah”. Terharu dan senang ketika mendengar kabar itu. Sebuah kebahagiaan tersendiri ketika dia akan bersegera menjemput bidadarinya. Rasa sedih muncul ketika membayangkan nasib penulis di negeri ini yang kadang banyak tidak beruntung. Tidak bisa hidup layak. Saya tak tahu tentang “nasib” seorang teman itu. Mungkin, itu satu-satunya jalan baginya untuk mendapatkan rupiah, bekal menikah kelak.

Jadi penulis itu memang sulit. Pekerjaannya menyenangkan (bagi yang hobi), tapi di Indonesia sulit untuk dijadikan mata pencaharian. Lha, di luar negeri saja yang sukses juga tidak banyak kok, masih JAUH lebih banyak yang gagal.

Karena itulah beberapa tahun yang lalu saya memutuskan untuk menjadikan menulis sebagai kegiatan sampingan dulu. Rencananya suatu saat nanti ini yang akan menjadi kegiatan utama saya, tapi bukan sekarang.

Sekarang adalah waktu untuk berbagi melalui media blog, sambil membangun jaringan & kredibilitas.

Well, at least demikian rencananya.
Tapi apa yang terjadi?

Manusia boleh berencana, Allah yang menentukan hasilnya.

Saat ini saja, tawaran menulis sudah bermunculan sendiri. Kekuatan blog memang luar biasa… rata-rata tawaran tersebut datang karena mereka menemukan tulisan di blog saya ! Saya cuma bisa tercengang sendiri.
Godaan untuk menulis jadi sangat besar, tapi pada saat ini saya sedang fokus untuk mensukseskan gerakan open source di Indonesia dulu. Kalau dibawa nafsu, maunya sih menulis saja sepanjang hari :-)

Jadi ?

1. Bangun jaringan. Situs penulis-lepas nya mas Jonru saya kira sudah menuju ke arah yang sangat tepat, dan juga lain-lainnya.

2. Nge-blog dengan penuh semangat ! :-)

3. Profit !
Di dunia & akhirat (insyaAllah)

Semoga sukses.

Salam,
Harry

Desktop Linux

Thursday, August 16th, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Barusan saya mengisi form kuesioner yang diadakan oleh Desktop Linux.com. Di akhir survey, kemudian saya dapat melihat hasil sementara.

Ada beberapa hal yang cukup menarik :

1. Distro berbasis Debian (”jalan yang lurus” ™ RMS :D ) dipilih oleh 55.6% responden

2. Gnome menang tipis dari KDE (40.6% vs 37%)

3. Ketika pengguna browser Netscape hanya 0.2% (ouch), ada 4.4% responden yang menggunakan browser teks ! (lynx, elinks, dll) :D

4. Ternyata email client GUI di Linux tidak cuma Thunderbird & Evolution.

5. 22% responden menggunakan web-based email client (gmail, yahoo, dll)

6. 25.4% tidak perlu lagi menjalankan software Windows di Linux.

Cukup menarik. Tidak sabar untuk menanti hasil akhirnya.

Merdeka !!

Seribux

Thursday, August 9th, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Pada sebuah posting / artikel, kadang para pengunjungnya berebut untuk menjadi komentator yang pertama. Fenomena ini lazim ditemukan di berbagai website populer, seperti Slashdot, Priyadi.net, DamnInteresting.com, dan lain-lainnya.

Komentator pertama biasanya hanya menuliskan “pertamax!”, atau “first!”.

Karena itu saya surprise sambil tertawa sendiri di depan komputer saya ketika membaca komentar Priyadi berikut ini :
ke  seribux !

Selamat ! Sebagai komentator ke seribux, Anda mendapatkan hadiah….. hm, saya pikir dulu ya :D

Kronologger.com

Monday, August 6th, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Ngekron yuk !

Kukuh, kawan saya sejak zaman BemoNet, pada awalnya membuat Kronologis.com. Begitu kawan-kawan di AsiaBlogging.com mengetahuinya, kita langsung tertarik. Namun pada saat itu kami sedang sibuk persiapan launching ABN, sehingga ide untuk kolaborasi dengan Kronologis kita tunda.

Setelah ABN launching, maka dimulai penjajakan untuk kolaborasi dengan Kronologis. Ternyata respons dari Kukuh juga positif, sehingga klop. Kemudian mulailah proses integrasi antara Kronologis dengan jaringan ABN.

Dan hasilnya adalah Kronologger.com ! :)

Tentu saja ini baru versi 1. Versi 2 nya sudah dalam siap, dan mudah-mudahan bisa launching dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi (hanya ada sedikit masalah birokrasi dengan third party), dengan fitur-fitur yang semakin menyenangkan.

Oops jadi bablas, hehe…. ok sekalian saja lah kalau begitu, saya bocorkan satu lagi cerita di balik layarnya : tahukah Anda, sudah ada orang yang selamat nyawanya berkat Kronologger.com ?

Hebat kan :D

Ceritanya begini, suatu hari keluarga ybs agak cemas, karena sudah beberapa waktu tidak ada kabar dari ybs (kita sebut saja si Fulan ya). Tapi, tidak ada informasi sama sekali mengenai keberadaan si Fulan.
Bagaimana mau menemukannya, sedangkan Jakarta sedemikian besarnya?

Lalu ada anggota keluarga si Fulan yang mendapat ide untuk memeriksa entry Kron si Fulan ini.
Ternyata, entry Kron terakhir dikirim dari Blok M Plaza.

Kemudian mereka mengkontak security Blok M Plaza,dan minta dicarikan orang dengan ciri-ciri si Fulan, dan mobil dengan plat mobil & merk/warna tsb.

Alhamdulillah, security menemukan si Fulan sedang pingsan, di dekat mobilnya !
Entahlah bagaimana nasibnya kalau tidak segera ditemukan.

Kronologger memang top ! :D
Ayo, tunggu apa lagi? Let’s kron now !

nb: siapa yang tahu, siapakah si Fulan di cerita di atas ? ;)

Lagi belajar coding? Ada layanan webhosting (nyaris) gratis untuk Anda

Wednesday, August 1st, 2007

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/hsufehmi/tech.sufehmi.com/wp-includes/functions-formatting.php on line 83

Anda sedang belajar PHP ? Bingung bagaimana cara menampilkannya di Internet ? Osama dong, dulu saya juga mengalami masalah yang sama. Sampai berhari-hari saya mencari provider hosting gratis, dapatnya juga cuma ngasih kapasitas seupil :D

Adik saya malah apes, dia dapat domain name gratis — tapi kemudian disandera oleh mereka. Sampai sekarang domain name yang bagus tersebut masih tetap tidak bisa dia miliki lagi.

Sekarang sudah enak buat Anda sekalian.

Kawan saya, Riyogarta, menawarkan webhosting gratis (1) bagi Anda yang sedang belajar PHP (2)

Fiturnya ?

* Disk Space 2000 MB atau lebih
* Bandwith 18GB/bulan atau lebih
* PHP versi 4/5
* MySQL 5 dengan jumlah database unlimited
* PHPMyAdmin yang sudah terinstall
* Satu account Shell/FTP user
* Empat puluh account email (Webmail/POP3/IMAP) dengan domain yang Anda miliki
* Unlimited subdomain (khusus bagi mereka yang memiliki domain).
* Backup file ( 1 hari sebelumnya, 2 hari sebelumnya, 1 minggu sebelumnya, 2 minggu sebelumnya, 1 bulan sebelumnya, 2 bulan sebelumnya )
* Backup database ( hanya dipergunakan dalam keadaan darurat saja, Saya tidak mau direpotkan dengan permintaan restore dari Anda)
* Mmm, apalagi ya? :-? Cukup sebegitu dulu :D

Keren kan ?

Salut untuk bang Riyo atas inisiatifnya ini. Ini dia tindakan nyata yang dapat membantu banyak kawan-kawan kita.

OK, bagi yang tertarik, silahkan langsung klik disini saja. Enjoy !

(1) Awalnya gratis, namun kemudian setelah mempertimbangkan beberapa hal, termasuk kemungkinan layanan gratis ini di abuse, maka beliau terpaksa memutuskan untuk menarik sedikit biaya. Hanya Rp 15.000 untuk webhosting 2 tahun!

(2) Ada beberapa persyaratan, jadi tidak semuanya bisamendapatkan fasilitas ini. Tapi ini semata-mata untuk menjamin bahwa yang mendapatkan ini betul-betul adalah mereka yang memerlukannya.